Friday, October 19, 2012

TIPS MUDAH AWET MUDA


Bagaimana gambaran kulit menua?
   Saat usia kita bertambah, seluruh fungsi kulit pun perlahan menurun.  Sel-sel kulit mati melekat lebih lama dan menempel ketat pada lapisan kulit teratas atau epidermis.  Padahal setiap hari seharusnya ada bagian dari lapisan kulit yang melepas secara otomatis dan tidak kita rasakan (insensible loss).  Lapisan kulit epidermis yang beranjak dari lapisan paling dalam atau stratum basale sampai lapisan paling atas yang melepas otomatis tadi membutuhkan waktu 28-42 hari.  Bila dalam kurun waktu itu tidak lepas, maka kulit akan terasa kering, tebal, kusam dan kasar.

   Di saat yang sama, kulit juga mengendur karena produksi kolagen yang menua dan berkurang.  Kolagen kulit berubah kualitasnya atau rusak akibat perjalanan usia, terpapar sinar matahari, akibat penyakit kulit tertentu sampai persoalan nutrisi dan sebagainya.  Bila kolagen kulit berubah dan diperberat dengan lapisan lemak tepat di bawah lapisan dermis menipis, maka kulit akan kehilangan elastisitasnya sehingga timbul keriput di sekitar mulut, mata dan dahi.
   Kulit yang menua juga berubah warnanya jadi menguning dan timbul bercak-bercak gelap, sehingga tampak tone warna kulit tidak merata.  Terdapat pula pelebaran pembuluh darah kulit (telangiectasis), dan semakin banyak tumbuh kutil atau tumor jinak.  Selain itu, kulit menjadi lebih rapuh dan bila luka akan lebih lama pulihnya.

Bagaimana kulit menjadi keriput?
   Ada baiknya kita mengenal beda antara keriput yang dalam/tegas dan yang sekedar garis-garis halus.  Keriput berupa garis-garis halus biasanya disebabkan rusaknya kolagen dan elastin karena faktor usia (intrinsic aging) dan akumulasi sinar matahari (photoaging).  Sedangkan, keriput yang lebih dalam disebabkan oleh gerakan otot ekspresi wajah di bawah permukaan kulit (expression line).
   Keriput dalam bisa tampak permanen atau hanya muncul pada saat otot tersebut digunakan.  Misalnya, keriput di seputar bibir, mata dan dahi yang akan terlihat jelas jika anda tertawa atau cemberut.

Lebih baik mencegah
   Dalam melakukan proses peremajaan kulit, satu hal yang perlu diingat adalah tak satu pun produk atau tindakan yang memberikan solusi instan atau memulihkan kondisi kulit anda kembali semulus kulit bayi.  Peremajaan kulit (skin rejuvenation) merupakan proses pengobatan dan pemeliharaan yang membutuhkan waktu, dan keberhasilannya sangat tergantung pada masing-masing individu.

Apa yang harus dilakukan?
   Secara garis besar, terapi anti keriput terbagi tiga yaitu melalui produk olesan, treatment khusus dan mengkonsumsi obat atau vitamin dan makanan tertentu.
   Pada usia remaja sebenarnya kulit juga rentan terhadap faktor-faktor perusak kulit.  Bedanya, pada kulit remaja energi sel masih cukup tinggi untuk memperbaiki DNA dan memperbarui sel-sel kulit.  Enzim yang menyediakan aktivitas antioksidan semacam superoxide dismutant (SOD) dan catalase juga masih tersedia.  Saat umur seseorang menua, energi untuk memperbaiki dan memperbarui sel tersebut berkurang, dan persediaan enzim antioksidan juga menipis.  Karena itu, untuk meremajakan kulit diperlukan perawatan dari 'dalam'.  Bila ingin mendapatkan hasil optimal perawatan terapi anti-aging, perhatikan kombinasi terapi (oles, treatment khusus, mengkonsumsi 'vitamin dan makanan anti-aging') harus terdapat dalam program skin rejuvenation anda.
   Banyak-banyaklah mengkonsumsi makanan yang kaya akan asam nukleat (RNA) seperti ikan sardine, salmon, tuna, kerang, kacang lentil dan buncis yang dapat meningkatkan energi sel.  Makanan yang mengandung antioksidan dan phytochemical lain semacam buah-buahan, sayuran dan teh hijau juga membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat proses oksidasi dan serangan radikal bebas.
   Anda dapat pula menambahkan makanan suplemen dalam menu anda sehari-hari.  Pilihlah yang mengandung vitamin A, B, C dan E serta mineral selenium, seng, tembaga dan mangan.  Kombinasi ini semua secara intensif melindungi kulit dari radikal bebas dengan meningkatkan energi sel hingga dapat memperbaiki, memperbarui dan menghidupkan kembali sel-sel kulit yang menua.
   Penuaan kulit berarti berkurangnya kemampuan tubuh dalam mensintesis asam lemak esensial yang dibutuhkan kulit agar tetap lembab dan segar.  Jika kulit diberi 'gizi' yang cukup maka kulit akan terlihat lebih lembut, halus dan kencang.  Salah satu sumber asam lemak esensial itu adalah Omega 3 yang banyak terdapat dalam ikan.  Dengan menkonsumsi 3000-4000 miligram minyak ikan perhari akan sangat mempengaruhi kesehatan dan penampilan kulit.
   Banyak orang yang mau melakukan segala cara agar kulit telihat awet muda.  Namun, menikmati hidup dengan tubuh, pikiran dan jiwa yang sehat juga tak kalah penting.  Lagipula, bukankah kecantikan tidak hanya sebatas kulit?

Ingin kulit awet muda?
Ikuti tips di bawah ini : 
  1. Jagalah agar kulit anda selalu lembab.  Gunakan moisturizer yang sesuai dengan jenis dan masalah kulit anda.  Jangan keluar rumah tanpa mengenakan tabir surya, bahkan di musim hujan sekalipun Oleskan 15 menit sebelum anda keluar rumah agar tabir surya meresap ke dalam kulit.  Pilih tabir surya yang kadar SPF-nya minimal 15 dan mengandung pula penangkal UVA dan UVB.
  2. Bersihkan kulit setiap pagi dan malam.  Pengelupasan sel-sel kulit mati dan kotoran akan mencegah penyumbatan pori-pori.  Carilah produk yang mengandung alpha hydroxide acid (dalam kadar 8-10% atau PH 3,5 atau lebih) atau glycolic acid.  Namun, produk ini mungkin terlalu 'keras' buat anda yang berkulit sensitif.
  3. Manjakan diri anda.  Jika usia anda lebih dari 30 tahun, lakukan facial atau deep cleansing secara rutin.  Minta dokter kulit anda melakukan micro peels atau microdermabrasion secara berkala untuk meluruhkan sel-sel kulit mati dan merangsang pertumbuhan sel-sel kulit baru.
  4. Jangan merokok.  Asap tembakau dan kandungan nikotin memperburuk sirkulasi mikro peredaran darah kulit sehingga proses peremajaan kulit terganggu.  Biasanya perokok memiliki keriput dan garis-garis di seputar mulut lebih banyak dari non-perokok.  Bila anda belum dapat menghilangkan kebiasaan merokok ini, perbanyaklah konsumsi vitamin C dalam diet dan pakailah cosmeceutical perawatan kulit yang mengandung vitamin C.
  5. Hindari kulit dari paparan bahan-bahan kimia secara langsung, misalnya pembersih lantai, pembersih kaca dan lain-lain.  Produk-produk tersebut dapat menyebabkan radikal bebas yang dapat merusak kulit.
  6. Penuaan kulit dini sering terjadi pada orang yang berdiet ketat.  Makanlah dengan menu dan gizi seimbang dan perbanyak minum air putih.
  7. Tidur cukup, minimal 8 jam sehari.  Sebaliknya jangan lupakan olahraga dalam rutinitas anda.

No comments:

Post a Comment