Friday, October 26, 2012

HARMONIS Meski Usia Terpaut Jauh

Jika melihat ada pasangan yang terpaut beda usia agak jauh, masyarakat cenderung berpikiran negatif.  Banyak yang salah sangka atau salah duga tentang yang satu ini.  Sebagian besar beranggapan bila seseorang memilih pasangan yang usianya terpaut jauh adalah untuk mencari sebuah kenyamanan hidup, atau istilah yang sering dipakai adalah "mengejar kemapanan".  Namun ada juga yang berpendapat jika memilih pasangan yang lebih tua dikarenakan mencari figur seorang ayah atau ibu.  Tetapi apakah hal itu benar?
Memang ada banyak hal yang harus diperhitungkan jika hal ini terjadi.  Karena masalah-masalah yang tidak pernah dihitung atau terpikirkan sebelumnya bisa saja terjadi, seperti timbulnya kesenjangan generasi.  Perbedaan ini akan memancing sebuah perbedaan gaya hidup, pola pikir, analisa dan cara memandang suatu masalah serta kemungkinan juga kreativitas dan ide-ide yang mungkin saja bisa berbeda.  Mengatasi hal ini diperlukan faktor pengertian, kedewasaan dan kematangan dari masing-masing pasangan.
Dalam hubungan dengan keluarga dan interaksi sosial kemasyarakatan, masing-masing pasangan harus bisa menempatkan diri dengan baik.  Awalnya memang tidak mudah, namun dengan kesabaran dan keterbukaan yang tulus maka masalah seperti ini akan dapat diatasi dengan baik antar kedua belah pihak.
Kemudian kondisi fisik dan kesehatan pasangan kita, perbedaan usia yang jauh tentunya akan memberikan konsekuensi perbedaan dalam kondisi fisik dan mungkin juga kondisi kesehatan.  Penurunan stamina salah satu pasangan yang lebih tua akan menimbulkan problem serius bila tidak diperhitungkan sejak awal, dimana pasangannya justru sedang dalam kondisi prima.  Belum lagi masalah seksual yang bisa-bisa menjadi sebab munculnya problem serius dalam rumah tangga.  Bila tidak disikapi dan diantisipasi sebelumnya, maka ini bisa berakibat buruk, dari konflik biasa, perselingkuhan atau mungkin sampai perceraian.
Masalah lain yang mungkin timbul adalah masalah kejenuhan.  Adanya perbedaan aktivitas, pola pikir dan lainnya akan membuat pasangan merasa jenuh jika tidak diatasi.  Jika masing-masing pasangan lebih sering melakukan aktivitas sendiri-sendiri maka akan membuat keharmonisan keluarga berkurang atau mungkin akan hilang.  Berusahalah untuk memahami pasangan.  Sesekali ada baiknya jika mengikuti aktivitas pasangan, dan lakukan dengan dasar ingin membahagiakan pasangan meskipun anda tidak menyukainya demi menjaga hubungan agar tetap harmonis.  Hal ini akan membuat pasangan merasa dihargai dan hubungan pun akan tetap terjaga.  Selain itu, cobalah untuk menjadi pendengar yang baik.  Luangkan waktu untuk berdua, sedikitnya pasangan masing-masing mengetahui apa yang dikerjakan atau apa yang diminati pasangannya sehingga komunikasi juga dapat berjalan dengan lancar.  Sangatlah penting menjaga komunikasi karena perbedaan usia sangat mempengaruhi dalam segala aspek kehidupan.  Dengan komunikasi yang baik, banyak masalah yang akan mudah diselesaikan.  Berusaha pula untuk memahami pasangan sesuai dengan usianya, tentu saja harus dengan niat untuk bisa membahagiakan atau memberikan sesuatu kepada orang yang anda cintai.  Selama dari masing-masing individu bisa berkomunikasi dan saling mengerti, semua permasalahan yang timbul akan bisa diatasi atau disiasati.

Hubungan beda usia seperti ini sebenarnya juga mempunyai banyak sisi positifnya, antara lain dapat memperkaya kualitas dari hubungan itu sendiri, pasangan yang lebih tua dapat memberikan pengalaman dan pandangan hidup yang lebih positif bagi pasangan yang lebih muda usianya.  Sedangkan pasangan yang lebih muda dapat memberikan ide-ide dan semangat baru bagi pasangan yang lebih tua usianya.  Selain itu, perlindungan seperti perasaan aman dan nyaman serta ketenangan juga bisa didapatkan.

Sekarang, tinggal bagaimana merawat dan menjaga potensi yang ada.  Jika merasa sudah tidak bisa "bersaing" lagi dengan yang lebih muda, maka tonjolkan kelebihan yang lain seperti lebih memperhatikan pasangan, melayaninya, melakukan aktivitas bersama dan juga menjadi pasangan, sahabat dan teman yang baik.  Jangan memaksakan diri agar mendapat perhatian pasangan, tetapi perbaikilah diri anda agar pasangan juga melihat kelebihan itu dan semakin menyayangi anda.  Berikan waktu bagi pasangan masing-masing untuk melakukan apa yang disukainya serta saling mengisi kekurangan dan kelebihan antara satu dengan yang lainnya, layaknya sebuah teamwork.
Lebih dari itu, kedua pasangan harus banyak mengeluarkan sikap saling menghargai, karena perbedaan usia yang terpaut jauh akan memberikan konsekuensi lebih luas dalam kehidupan.  Dan jangan lupa untuk mempertebal keimanan, yang akan menjadi dasar dalam menjalankan hubungan yang baik dengan pasangan.

No comments:

Post a Comment