Sunday, October 28, 2012

Lestarikan Obyek Wisata yang Kita Kunjungi

Pariwisata merupakan salah satu industri yang pesat perkembangannya saat ini.  Sayangnya, jumlah wisatawan yang kian meningkat sepanjang waktu, tidak diikuti dengan sikap dan kesadaran akan kelestarian lingkungan dari obyek wisata yang dikunjungi.  Sasaran yang ingin dicapai dari industri pariwisata, sebagian besar terkesan hanya memprioritaskan keuntungan materi semata.  Upaya untuk memupuk rasa cinta terhadap alam kurang mendapat perhatian dari pihak penyelenggara program wisata maupun pengelola obyek wisata itu sendiri.
Tak jarang, guna meningkatkan arus wisatawan yang berkunjung ke suatu obyek wisata, sekian hektar hutan terpaksa harus dikorbankan untuk ditebang.  Misalnya, untuk membangun sebuah lapangan terbang kecil atau sebuah hotel mewah.  Bayangkan, berapa jenis (spesies) hewan dan tumbuhan yang akan kehilangan 'tempat tinggal'.  Belum lagi, makhluk hidup lain yang berukuran 'kecil', seperti jamur dan jasad renik pengurai, juga akan ikut mati.
Kesadaran wisatawan untuk ikut melestarikan flora maupun fauna yang hidup di suatu obyek wisata tertentu juga masih relatif rendah.  Buktinya?  Lihat saja keadaan pantai-pantai kita yang hampir semuanya tercemar oleh sampah yang ditinggalkan oleh para pengunjung.  Kondisi yang tak jauh berbeda juga dialami oleh obyek-obyek wisata yang terletak di daerah pegunungan.
Sampah-sampah tersebut, terutama yang berupa plastik dan styrofoam, akan merusak bumi, karena baru akan terurai jutaan tahun kemudian.  Dan tak jarang, hewan-hewan seperti ikan atau tupai menduga sampah plastik dan styrofoam itu adalah sejenis makanan.  Kenyataannya, itu merupakan makanan yang mematikan!
Ulah para wisatawan yang memetik jenis-jenis tanaman tertentu untuk dibawa pulang sebagai kenang-kenangan maupun oleh-oleh juga akan berdampak terhadap keseimbangan alam.  Kita mungkin tidak mengetahui kalau tanaman tersebut merupakan makanan bagi jenis hewan tertentu.  Contohnya, daun tanaman Eucalyptus yang merupakan makanan utama hewan koala yang hidup di Australia.  Apabila tanaman tersebut berkurang, hewan-hewan yang 'berkepentingan' otomatis juga akan menurun jumlahnya.
Keragaman dan kelimpahan jenis tanaman yang terdapat di dalam suatu ekosistem, misalnya hutan atau danau, memang berkaitan erat dengan keragaman dan kelimpahan jenis hewan yang hidup di dalam ekosistem tersebut.  Sebab, di alam ini berlaku hubungan saling ketergantungan antara komponen alam yang satu dengan komponen lainnya, termasuk kita manusia, yang dikenal sebagai rantai makanan.  Dengan menyadari bahwa kita pun termasuk salah satu dari komponen alam, maka sepatutnyalah jika kita ikut membantu menjaga kelestarian komponen alam lainnya.
Karena itu, jika Anda sekeluarga pergi berwisata ke suatu tempat, ingatlah selalu untuk tidak menjadi 'perusak' keseimbangan alam.  Biarkan komponen-komponen alam menjalankan fungsinya masing-masing.  Begitu Anda sekeluarga akan beranjak pulang, ingatlah untuk tidak meninggalkan apapun selain jejak kaki dan jangan membawa benda apapun dari tempat obyek wisata tersebut, selain foto sebagai kenang-kenangan.

Friday, October 26, 2012

HARMONIS Meski Usia Terpaut Jauh

Jika melihat ada pasangan yang terpaut beda usia agak jauh, masyarakat cenderung berpikiran negatif.  Banyak yang salah sangka atau salah duga tentang yang satu ini.  Sebagian besar beranggapan bila seseorang memilih pasangan yang usianya terpaut jauh adalah untuk mencari sebuah kenyamanan hidup, atau istilah yang sering dipakai adalah "mengejar kemapanan".  Namun ada juga yang berpendapat jika memilih pasangan yang lebih tua dikarenakan mencari figur seorang ayah atau ibu.  Tetapi apakah hal itu benar?
Memang ada banyak hal yang harus diperhitungkan jika hal ini terjadi.  Karena masalah-masalah yang tidak pernah dihitung atau terpikirkan sebelumnya bisa saja terjadi, seperti timbulnya kesenjangan generasi.  Perbedaan ini akan memancing sebuah perbedaan gaya hidup, pola pikir, analisa dan cara memandang suatu masalah serta kemungkinan juga kreativitas dan ide-ide yang mungkin saja bisa berbeda.  Mengatasi hal ini diperlukan faktor pengertian, kedewasaan dan kematangan dari masing-masing pasangan.
Dalam hubungan dengan keluarga dan interaksi sosial kemasyarakatan, masing-masing pasangan harus bisa menempatkan diri dengan baik.  Awalnya memang tidak mudah, namun dengan kesabaran dan keterbukaan yang tulus maka masalah seperti ini akan dapat diatasi dengan baik antar kedua belah pihak.
Kemudian kondisi fisik dan kesehatan pasangan kita, perbedaan usia yang jauh tentunya akan memberikan konsekuensi perbedaan dalam kondisi fisik dan mungkin juga kondisi kesehatan.  Penurunan stamina salah satu pasangan yang lebih tua akan menimbulkan problem serius bila tidak diperhitungkan sejak awal, dimana pasangannya justru sedang dalam kondisi prima.  Belum lagi masalah seksual yang bisa-bisa menjadi sebab munculnya problem serius dalam rumah tangga.  Bila tidak disikapi dan diantisipasi sebelumnya, maka ini bisa berakibat buruk, dari konflik biasa, perselingkuhan atau mungkin sampai perceraian.
Masalah lain yang mungkin timbul adalah masalah kejenuhan.  Adanya perbedaan aktivitas, pola pikir dan lainnya akan membuat pasangan merasa jenuh jika tidak diatasi.  Jika masing-masing pasangan lebih sering melakukan aktivitas sendiri-sendiri maka akan membuat keharmonisan keluarga berkurang atau mungkin akan hilang.  Berusahalah untuk memahami pasangan.  Sesekali ada baiknya jika mengikuti aktivitas pasangan, dan lakukan dengan dasar ingin membahagiakan pasangan meskipun anda tidak menyukainya demi menjaga hubungan agar tetap harmonis.  Hal ini akan membuat pasangan merasa dihargai dan hubungan pun akan tetap terjaga.  Selain itu, cobalah untuk menjadi pendengar yang baik.  Luangkan waktu untuk berdua, sedikitnya pasangan masing-masing mengetahui apa yang dikerjakan atau apa yang diminati pasangannya sehingga komunikasi juga dapat berjalan dengan lancar.  Sangatlah penting menjaga komunikasi karena perbedaan usia sangat mempengaruhi dalam segala aspek kehidupan.  Dengan komunikasi yang baik, banyak masalah yang akan mudah diselesaikan.  Berusaha pula untuk memahami pasangan sesuai dengan usianya, tentu saja harus dengan niat untuk bisa membahagiakan atau memberikan sesuatu kepada orang yang anda cintai.  Selama dari masing-masing individu bisa berkomunikasi dan saling mengerti, semua permasalahan yang timbul akan bisa diatasi atau disiasati.

Hubungan beda usia seperti ini sebenarnya juga mempunyai banyak sisi positifnya, antara lain dapat memperkaya kualitas dari hubungan itu sendiri, pasangan yang lebih tua dapat memberikan pengalaman dan pandangan hidup yang lebih positif bagi pasangan yang lebih muda usianya.  Sedangkan pasangan yang lebih muda dapat memberikan ide-ide dan semangat baru bagi pasangan yang lebih tua usianya.  Selain itu, perlindungan seperti perasaan aman dan nyaman serta ketenangan juga bisa didapatkan.

Sekarang, tinggal bagaimana merawat dan menjaga potensi yang ada.  Jika merasa sudah tidak bisa "bersaing" lagi dengan yang lebih muda, maka tonjolkan kelebihan yang lain seperti lebih memperhatikan pasangan, melayaninya, melakukan aktivitas bersama dan juga menjadi pasangan, sahabat dan teman yang baik.  Jangan memaksakan diri agar mendapat perhatian pasangan, tetapi perbaikilah diri anda agar pasangan juga melihat kelebihan itu dan semakin menyayangi anda.  Berikan waktu bagi pasangan masing-masing untuk melakukan apa yang disukainya serta saling mengisi kekurangan dan kelebihan antara satu dengan yang lainnya, layaknya sebuah teamwork.
Lebih dari itu, kedua pasangan harus banyak mengeluarkan sikap saling menghargai, karena perbedaan usia yang terpaut jauh akan memberikan konsekuensi lebih luas dalam kehidupan.  Dan jangan lupa untuk mempertebal keimanan, yang akan menjadi dasar dalam menjalankan hubungan yang baik dengan pasangan.

Thursday, October 25, 2012

Mengawal JANTUNG dan OTAK hanya dengan zat makanan sederhana

Makin bertambah usia seseorang, makin menurun kondisi kesehatannya.  Apalagi bagi mereka yang jarang dan bahkan tidak pernah berolahraga.
Usia yang kian bertambah juga berpengaruh pada kurangnya daya elastisitas pembuluh darah, ini peristiwa alami.  Sayangnya, kondisi demikian pada saat ini juga dialami oleh orang-orang yang masih muda.
Penyebabnya bermacam-macam, bisa karena gaya hidup tidak sehat, mengkonsumsi makanan berlemak, kurang olahraga, kurang mengkonsumsi zat bergizi dan polusi.  Yang pada gilirannya berpengaruh pada timbulnya plak dan lemak pada dinding pembuluh darah, terjadi pengapuran serta penyempitan pembuluh darah.  Sirkulasi darah akan memburuk apabila kualitas pembuluh darah menurun, sehingga darah yang mengandung oksigen tidak dapat beredar ke seluruh bagian tubuh.
Penyebab lain adalah radikal bebas yang merusak sistem sirkulasi, kurangnya nutrisi dan toksin-toksin dalam tubuh.  Jika kita tidak mengkonsumsi cukup vitamin, mineral, asam amino dan asam lemak esensial, maka urat nadi, arteri dan pembuluh kapiler akan berkualitas rendah kemudian menjadi kaku.  Dampaknya yaitu stroke, jantung koroner, gagal ginjal sampai impotensi.
Kalau sudah terserang salah satu atau komplikasi dari penyakit tersebut di atas, yang repot adalah mengurusi pengobatan dan perawatannya.  Berapa rupiah harus dikeluarkan untuk berobat, selain juga menghabiskan energi serta waktu.
Anggapan "sehat itu mahal" harusnya tidak berlaku lagi, yaitu dengan menjaga kesehatan secara alami melalui makanan yang ada di sekitar kita.
Jadi, betapa pentingnya peran makanan kita sehari-hari yang bila dipilih dan dikonsumsi dengan benar dapat mencegah penyakit-penyakit akibat gangguan pembuluh darah.

Wednesday, October 24, 2012

GULA - Si Manis Yang Melenakan

Dampak Si Manis berjuluk gula ini ternyata tidak semanis rasanya.  Karena kalau kita terlalu akrab dengannya akan merugikan kesehatan.  Bagaimana agar aman?

Ada dua alasan mengapa tubuh kita membutuhkan gula atau pemanis.  Pertama, sebagai sumber energi.  Energi yang dihasilkan gula lebih efektif dibandingkan dengan sumber makanan lain.  Mengapa?  Ini karena bentuk energi yang dibutuhkan oleh tubuh pada dasarnya adalah glukosa. Begitu masuk ke dalam tubuh, gula akan langsung dibentuk menjadi glukosa dan siap untuk mendukung kerja tubuh.  Nutrisi jenis lain, misalnya lemak atau protein dapat diubah menjadi glukosa, namun harus menempuh jalur yang cukup panjang.
Kedua, untuk memanjakan lidah, terutama lidah bagian depan, yang berperan sebagai pengecap manis.  Rasa manis inilah yang mengakibatkan gula dicari banyak orang.


Jenis gula
Jenis gula pun dibedakan menjadi dua.  Gula alami dan gula buatan.  Gula alami termasuk yang terdapat dalam buah-buahan, sayuran, susu dan lain sebagainya.  Sedangkan gula buatan, yang sering kita kenal sebagai gula putih, adalah hasil isolasi tebu atau nira melalui sebuah proses industri.  Ini yang disebut sebagai sukrosa.
Selain itu, dikenal pula gula anggur (dekstrosa), gula buah (fruktosa), sirup glukosa, maltodekstrin, maltosa dan gula susu (laktosa).  Masih ada lagi jenis Si Manis ini yang merupakan hasil sintetis dan dibuat di dalam laboratorium.  Biasanya digunakan dalam industri, yang dikenal juga sebagai pemanis buatan.
Berbagai jenis gula yang kita konsumsi sehari-hari tidak mengandung vitamin atau serat kasar.  Hal ini karena dalam proses pengolahannya, semua zat makanan tersebut hilang, hingga hanya terdapat bahan yang terisolasi dan konsentrat yang telah mengalami denaturasi.  Yang dikandung dalam gula hanyalah sedikit mineral.  Sebagai sumber energi yang efektif, dalam 100 gram gula terdapat sekitar 400 kkal.

Pengolahan gula dalam tubuh
Setelah masuk ke dalam tubuh, gula akan diubah menjadi glukosa dan menjadi sumber energi.  Dalam kondisi normal, tidak ada kelebihan glukosa dalam darah, karena hormon insulin akan bekerja untuk menyimpan kelebihan tersebut ke dalam beberapa organ, diantaranya ke dalam otot dan hati.  Pada penderita diabetes, kinerja insulin ini sudah tidak lagi optimal, sehingga kadar gula dalam darah akan meningkat di luar batas normal.  Padahal glukosa dalam darah yang jumlahnya berlebih akan membawa berbagai penyakit, diantaranya adalah gangguan pada mata, jantung dan pembuluh darah itu sendiri.
Untuk mengetahui berapa jumlah gula yang sebaiknya anda konsumsi, sesuaikan dengan kebutuhan kalori harian.  Menurut ahli gizi, kebutuhan glukosa harian minimal tiap orang sekitar 180 gram per hari.  Jumlah tersebut digunakan untuk sumber tenaga beberapa organ vital yang hanya bisa mendapatkan energi dari glukosa.  Organ-organ itu adalah otak, persarafan dan sel darah merah.  Jika kebutuhan tersebut tidak terpenuhi maka akan terjadi gangguan, misalnya terdapat rasa kesemutan, pusing dan perasaan lemas.
Meskipun diperlukan untuk sumber tenaga, perlu anda perhatikan bahwa konsumsi makanan yang manis atau disebut juga sebagai gula sederhana sebaiknya dibatasi.  Sebagai catatan, selain gula yang terdapat dalam minuman atau makanan yang memang terasa manis, dalam berbagai bahan pangan yang lain terdapat juga sumber gula yang seringkali tidak kita sadari.
Sebagai hitungan kasar, gula sederhana yang dapat anda konsumsi maksimal sekitar 10% dari kebutuhan kalori anda.  Jika kebutuhan kalori harian sekitar 2000-2400 kkal, maka makanan atau minuman manis yang dapat anda konsumsi sekitar 200-240 kkal.  Jumlah itu setara dengan 0,5 liter minuman berkarbonasi atau cokelat batangan sebanyak 30 gram.
Tambahan informasi, untuk menjadi kalori, gula di dalam tubuh tidak dapat bekerja secara optimal.  Ia memerlukan suatu jenis vitamin, yaitu vitamin B1 untuk menstimulir perubahan gula menjadi kalori.  Vitamin B1 tersebut terdapat dalam berbagai jenis makanan, seperti biji-bijian yang masih mengandung kulit ari, kentang, sayuran dan sebagainya.  Jika kekurangan vitamin B1, kemungkinan fungsi gula di dalam tubuh untuk menghasilkan energi menjadi tidak optimal, karena metabolisme kurang sempurna.  Tubuh akan mengalami kekurangan suplai energi pada organ tertentu seperti persarafan, dan akibatnya timbul rasa pusing atau kesemutan.
Jangan berlebih
Terlalu banyak mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung gula dapat menimbulkan dampak-dampak yang merugikan, antara lain karies pada gigi, gangguan pencernaan khususnya pada usus, kelebihan berat badan (gemuk), penyakit jantung, keputihan dan lain sebagainya.
Kecerobohan pemeliharaan gigi (setelah mengkonsumsi makanan bergula) akan menghasilkan lapisan kotoran pada gigi.  Melalui pembongkaran karbohidrat pada lapisan kotor tersebut akan dihasilkan asam, yang dapat merusak lapisan email gigi dan meninggalkan pengapuran (lapisan karies) pada gigi.
Kecenderungan tersebut lebih besar lagi jika mengkonsumsi makanan bergula yang juga mengandung asam seperti cola, minuman asam yang bergula atau makanan lain yang merupakan suatu kombinasi antara pati dan asam.  Susu dapat menetralisir asam tersebut jika dikonsumsi secara intensif, sama seperti memperbanyak air liur melalui pengunyahan yang tepat dan sempurna.  Oleh karena itu, sebaiknya setelah mengkonsumsi makanan bergula atau kombinasi dari bahan-bahan pati dan asam, segeralah menyikat gigi, sehingga tidak ada yang tertinggal pada gigi.
Gula juga dapat memperbanyak atau menjaring flora (mikroba) usus dan merupakan makanan yang menyenangkan bagi jamur di usus.  Dan selanjutnya apa yang terjadi?  Jika jamur dalam usus berkembang biak, usus tidak berfungsi secara normal, dan dalam kasus yang sangat parah dapat menyebabkan infeksi dalam saluran pencernaan.
Gula dan makanan bergula tinggi, termasuk sirup dan minuman penyegar, dapat menyebabkan kelebihan berat, karena seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa gula mengandung kalori yang cukup tinggi akan tetapi nilai gizinya sangat sedikit, maka akan terjadi ketidakseimbangan energi apabila kita memakan lebih dari jumlah yang dibutuhkan.  Jika kelebihan tersebut terjadi terus menerus, gula akan diubah menjadi lemak di dalam tubuh.  Selanjutnya efek samping yang timbul akibat kelebihan berat adalah gangguan pada sirkulasi lemak, sirkulasi darah, penyakit gula (diabetes) dan nyeri pada persendian.

Satu ungkapan yang sering didengungkan oleh ahli pangan maupun kesehatan adalah "makan tidak perlu terlalu banyak, namun berkualitas tinggi", dapat kita terapkan pula dalam mengkonsumsi makanan bergula tersebut.
Artinya, cukuplah kita mengkonsumsi gula secukupnya saja.

Tuesday, October 23, 2012

KALSIUM - Mencegah Osteoporosis dan Menghancurkan Kolesterol Jahat

ADA ASUMSI PARA AHLI YANG MENYATAKAN BAHWA KOMUNITAS MASYARAKAT YANG MENGKONSUMSI KALSIUM SECARA CUKUP DIHARAPKAN AKAN MAMPU MENGURANGI PENDERITA JANTUNG SEKITAR 20%.
Zat ini sudah seringkali kita dengar.  Selama ini Kalsium dikenal sebagai zat yang kurang diperhitungkan bagi kesehatan jantung.  Sejauh ini kita mengenal Kalsium sebagai zat pelindung utama dari osteoporosis, yaitu proses pengeroposan tulang yang lebih banyak menyerang wanita.  Sekarang ini juga telah terbukti bahwa Kalsium juga bermanfaat untuk sistem peredaran darah dan jantung karena Kalsium mampu menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh.
Lebih istimewanya lagi, Kalsium hanya berpengaruh pada jenis kolesterol LDL (kolesterol jahat).  Dengan asupan Kalsium yang cukup, LDL akan mengalami penurunan yang cukup berarti.
Dalam hal menurunkan kolesterol ini, khasiat Kalsium lebih kecil dari obat-obatan anti kolesterol yang sudah beredar di pasaran, tetapi Kalsium tidak menimbulkan efek apapun terhadap lemak darah.  Tentunya untuk mendapatkan keseimbangan Kalsium di dalam tubuh dengan baik juga dibutuhkan kombinasi diet dan olahraga yang baik.
Gejala kekurangan Kalsium di dalam tubuh pun dapat kita kenali dengan mudah, seperti timbulnya kram atau kejang otot, sulit tidur, sakit atau peradangan sendi, gigi yang menjadi busuk dan tekanan darah tinggi.
Kacang-kacangan termasuk sumber Kalsium yang dianjurkan, termasuk hasil olahan kedelai.  Sayuran daun hijau seperti bayam, sawi, daun kacang panjang, daun pepaya, daun singkong, daun labu dan daun melinjo.  Kalsium juga terdapat dalam kacang hijau, kacang merah, kacang tolo alias kacang tunggak, kedelai, tempe, oncom dan tahu.
Sekalipun mudah diperoleh, jali dan wijen nyaris tak pernah diolah di dapur padahal kandungan Kalsium-nya sangat tinggi.  Menaburkan wijen sangrai ke atas sayuran tumis siap saji dapat menambah gurih sekaligus memperkaya kandungan Kalsium-nya.
Ikan yang dimakan bersama tulangnya termasuk sumber Kalsium yang dapat diandalkan, seperti ikan teri, rebon, belut, ikan sarden kalengan dan ikan pindang duri lunak.
Bahan makanan hewani lainnya yang kaya Kalsium adalah susu, kuning telur dan daging sapi.  Sayangnya bahan hewani ini jika dikonsumsi berlebihan, terutama daging sapi, bisa menghambat penyerapan Kalsium karena kadar proteinnya tinggi.  Kandungan proteinnya yang tinggi akan meningkatkan keasaman (pH) darah.  Guna menjaga agar keasaman darah tetap normal, tubuh terpaksa menarik deposit Kalsium (yang bersifat basa) dari tulang, sehingga kepadatan tulang berkurang.  Karena itu, sekalipun kaya Kalsium, makanan hewani harus dikonsumsi secukupnya saja.  Jika berlebihan justru dapat menggerogoti tabungan Kalsium dan mempermudah terjadinya keropos tulang.

Monday, October 22, 2012

Apakah Anda Mengalami Depresi?

Depresi adalah perasaan atau mood negatif yang berkepanjangan dalam berbagai bentuk, yang dapat mengganggu aktivitas hidup seseorang.  Biasanya disertai kemunculan perasaan seperti diri tidak berguna, perasaan bersalah yang berlebihan, kesedihan yang mendalam dan seolah tidak memiliki harapan.  Bahkan terkadang muncul perasaan ingin bunuh diri.
Gejala depresi dapat dibagi menjadi beberapa kelompok.  Karena depresi seringkali tidak disadari penderitanya, gejala-gejalanya seperti berikut ini perlu dikenali :

GEJALA EMOSIONAL
Dikuasai perasaan-perasaan seperti : 
- Kesedihan
- Ketakutan
- Bersalah
- Marah
- Tidak punya harapan
- Tidak berdaya untuk mengatasi masalah
- Perubahan mood (biasa periang menjadi pendiam)

GEJALA FISIK
- Tidur menjadi terlalu banyak atau terlalu sedikit
- Makan berlebih atau malah kehilangan selera makan
- Konstipasi (susah buang air besar)
- Kehilangan berat badan atau berat badan tidak dapat bertambah
- Siklus menstruasi yang terganggu
- Penurunan dorongan seksual secara perlahan

GEJALA YANG BERKAITAN DENGAN PERILAKU
- Menangis tanpa sebab yang jelas
- Menarik diri dari orang lain dan situasi yang baru
- Cepat marah
- Tidak memiliki motivasi untuk melakukan sesuatu atau mencapai suatu tujuan
- Tidak tertarik lagi terhadap penampilan
- Tidak tertarik lagi terhadap aktivitas yang sebelumnya pernah dilakukan
- Muncul dorongan untuk menggunakan obat-obatan dan alkohol

MEMILIKI PEMIKIRAN/PERSEPSI YANG MERUGIKAN DIRI SENDIRI
- Merasa gagal
- Sering mengkritik diri sendiri secara berlebihan
- Sering merasa kecewa
- Merasa tidak berdaya dan tidak memiliki harapan
- Menyalahkan diri sendiri bila menghadapi kejadian yang kurang menguntungkan
- Merasa pesimistis terhadap masa depan

Lalu bagaimana SOLUSI-nya?
Selain melakukan pola hidup sehat, inilah saran yang dapat dilakukan untuk mengusir depresi :
1. Selesaikan masalah
2. Tetap aktif dan berkomunikasi dengan orang lain
3. Bangkitkan kesenangan
4. Hilangkan pikiran negatif
5. Olahraga, makan dan istirahat yang cukup

Semoga info ini dapat membantu.

Sunday, October 21, 2012

MIGRAIN

SAKIT KEPALA
Yang Mengganggu Produktivitas

MIGRAIN ADALAH SAKIT KEPALA YANG DIRASAKAN PADA SATU SISI KEPALA ATAU DIKENAL DENGAN SAKIT KEPALA SEBELAH WALAU TERKADANG JUGA DAPAT MENYERANG DI KEDUA SISI KEPALA.  KENALI CARA MENGATASINYA.
 
Sakit kepala migrain ini umumnya timbul pada usia 15-55 tahun.  Semula dianggap penyakit keturunan karena banyak ditemukan orang tua yang menderita migrain bersama anak-anaknya.
Wanita lebih banyak diserang penyakit migrain dibanding pria.  Selain rasa sakit kepala, migrain juga disertai dengan gejala mual dan muntah.  Yang menarik adalah penderita menjadi lebih sensitif terhadap cahaya dan suara keras.  Migrain bisa timbul kapan saja, tetapi lebih sering pada pagi hari.  Rasa sakit ini dapat terjadi antara 4 sampai 72 jam.
Ada 2 macam tipe migrain :
1. Migrain Klasik
Ditandai dengan adanya aura, yakni sensasi yang tidak biasa yang dirasakan penderita dan terjadi antara 10-20 menit sebelum timbulnya migrain.  Gejala yang timbul seperti rasa pusing, sensitif terhadap rangsang cahaya dan suara-suara yang keras sampai mati rasa pada salah satu sisi tubuh.
2. Migrain Umum
Pada tipe ini timbulnya migrain tanpa didahului dengan aura.  Tetapi pada kasus yang berat dapat disertai dengan gejala mual dan muntah.

Sampai saat ini penyebab pasti dari migrain masih belum diketahui.  Banyak hal bisa menjadi penyebab.  Gangguan dari pembuluh darah diduga sebagai penyebab utama.  Selain itu masih ada faktor-faktor lainnya yaitu stres, kurangnya jumlah asupan makanan, kurang tidur, perubahan hormon pada siklus menstruasi dan juga perubahan cuaca.  Berbagai jenis makanan dan minuman dapat mempresipitasi timbulnya migrain seperti alkohol, coklat, nikotin, kafein dan juga makanan yang mengandung nitrit dan Monosodium Glutamat (MSG).  Banyak laporan menujukkan bahwa trauma kepala, cahaya yang terlalu terang dan suara-suara yang terlalu keras juga bisa merangsang serangan baru.  Ada juga laporan yang mengkaitkan kasus migrain dengan alat kontrasepsi.

Kapan seorang penderita migrain perlu segera ke dokter atau rumah sakit?
- Sakit kepala berulang yang menyebabkan terganggunya fungsi normal tubuh
- Kelumpuhan pada salah satu sisi tubuh
- Sakit kepala yang sangat hebat dan tidak tertahankan

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan bila sakit kepala migrain datang, paling tidak sebagai tindakan awal sebelum mendapatkan bantuan dokter, yaitu cobalah untuk berbaring atau beristirahat pada tempat yang gelap dan tenang.  Kemudian letakkan kompres es pada bagian kepala yang sakit.  Mandi dengan air dingin juga merupakan pilihan yang perlu dicoba.
Secara sistematis, penderita sebaiknya juga ikut mencatat dan mengenali faktor-faktor yang menjadi pencetus timbulnya migrain.  Catatan yang baik dapat mengungkapkan kapan waktu serangan yang tersering, kegiatan apa saja yang merangsang munculnya sakit kepala, berapa lama terjadinya dan hubungannya dengan kegiatan lain yang dilakukan.
Untuk wanita yang menggunakan kontrasepsi oral dan dirasakan sebagai penyebab timbulnya migrain, sebaiknya menghentikan dulu penggunaan kontrasepsi tersebut.
Bila hal-hal tersebut diatas sudah dilakukan dan masih juga belum sembuh, menjadi indikasi kuat untuk segera mendapatkan pengobatan.  Beberapa macam obat yang bersifat analgesik ringan yang umum seperti parasetamol dapat diperoleh bebas di apotik.  Parasetamol cukup aman bila tidak diminum terlalu sering.  Jika masih tidak ada perubahan, segera konsultasikan dengan dokter agar mendapat obat-obatan yang spesifik untuk penyakit migrain.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu diketahui oleh penderita migrain terutama aspek pencegahannya :

1. Mengatur asupan makanan
Usahakan untuk mengatur asupan makanan secara seimbang.  Makanlah 3 kali sehari.  Jika ingin berdiet, konsultasikan dengan dokter dan lakukan dengan baik.  Makanan yang sehat sangat mempengaruhi pencegahan serangan baru migrain.  Jangan mengkonsumsi makanan yang mengandung alkohol, nitrit dan MSG.
2. Olah raga dan aktivitas lain
Olah raga teratur di tiap minggunya akan lebih baik.  Aktivitas kerja juga harus disesuaikan, jangan sampai kerja yang berlebihan membuat kita stres atau kurang tidur dan badan terasa tidak fit.
3. Tidur yang cukup dan berkualitas
Kebiasaan di masyarakat apabila tiba waktunya libur digunakan untuk tidur dalam waktu yang lama adalah kebiasaan yang tidak baik.  Justru hal ini akan memicu timbulnya migrain.  Usahakan tidur teratur seperti ketika beraktivitas sehari-hari, sehingga tidak terjadi perubahan ritme tidur yang mendadak.  Tidur jangan diartikan sekedar berbaring di tempat tidur, tapi tidur yang dibutuhkan adalah lelap.
4. Minum obat teratur
Jika memang diperlukan obat-obatan sebagai upaya pencegahan, maka minumlah secara teratur dengan dosis yang benar.  Tanyakan kepada dokter apa yang harus dilakukan bila kita lupa minum obat dan berapa lama kita harus minum obat-obatan tersebut.
Minum obat-obatan terlalu sering dan dengan dosis berlebihan akan menyebabkan terjadinya "REBOUND" dimana obat-obatan tersebut tidak bisa lagi menolong malah bisa menyebabkan timbulnya migrain.  Ada suatu saat dimana obat yang dipergunakan tidak lagi menolong, ini mungkin terjadi karena terlalu sering digunakan dan ambang sakit telah dilampaui.  Bila obat dirasa sudah tidak cocok, segera konsultasi dengan dokter.

Anak-anak juga dapat menderita migrain.  Seperti orang dewasa, anak-anak juga dapat terkena stres yang menyebabkan migrain.  Sakit kepala migrain dengan gejala mual-muntah kebanyakan dimulai pada masa kanak-kanak.  Frekuensi migrain ini dapat meningkat pada anak-anak di masa pubertas, dan seiring dengan pertambahan umur dapat menghilang atau malah menjadi lebih berat.  Sakit kepala migrain pada anak-anak bisa juga menjadi tanda-tanda serius dan harus mendapat perhatian ekstra.
Hati-hati, jangan memberikan obat sembarangan pada anak-anak karena dosisnya harus disesuaikan dengan umur dan berat badan anak.
Bagi wanita hamil, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter karena beberapa obat dapat membahayakan kehamilan.  Begitu juga dengan wanita yang sedang menyusui, walaupun aman tapi beberapa obat ada yang dapat diserap oleh ASI sehingga harus dihindari.